Masih tentang sahabat.
Salah seorang sahabatku, besok akan meninggalkan Jakarta, pindah tugas ke Bengkulu.
Kami pernah alami beberapa hal bersama: belajar di kelas yang sama, job training di luar pulau sama-sama, jadi satu tim ojt sama-sama, satu kost di tempat yang sama (dan kebanjiran), keluar kost dan mencari tempat kost baru sama-sama, sekamar bertiga untuk waktu beberapa lama, banyak lah.
Sedih banget waktu denger dia mau dipindah tugaskan, beberapa bulan lalu kita tahu tentang hal itu. Seperti hal saat pengumuman penempatan beberapa tahun silam, ada teman yang di tugaskan ke Batam, ke Kendari, ke Jambi, sedih rasanya. Dan rasa yang kali ini aku rasakan lebih dari sebelumnya.
Tadi siang kami makan siang bersama, kami berempat. Memberikan sedikit tanda kasih untuknya, bukan hadiah perpisahan, tapi entahlah apa namanya.
Perasaan ini masih tak keruan, meski kami tau, dia mungkin jauh lebih siap. Dia udah dewasa, udah bisa jaga diri, dan emang dia biasa mandiri, tapi gimana yah, rasanya tetap berat.
Besok, sahabatku ini akan terbang ke Bengkulu, mungkin ga jauh, tapi tetap akan mengurangi intensitas pertemuan. Meski sebetulnya sama-sama di Jakarta aja juga jarang ketemu yah, hehehe.
Berat rasanya. Tapi aku tak mau menitikkan air mata, bila itu akan membuatnya lara.
Ya Allah, jagain icha disana Ya Allah.
And icha, it's not a farewell, U are not moving, U will stay in my heart, in our heart.
*edisi agak mellow emang, tapi pengen nulis aja, smoga icha baek2 aja disana, aamiin*
PS. Cha, sering2 maen ke Jakarta yah, ayra butuh 'mbak' hehehe, just kidding!
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Tampilkan postingan dengan label friendship. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label friendship. Tampilkan semua postingan
Kamis, 26 Januari 2012
Tangis Haru Untuk Lisa
Malam ini aku menangis, setelah sekian lama ga pernah nangis, semuanya bermula disini:
Aku bbman sama Lisa, sahabatku saat sekolah dulu, temen SD, ngobrol tentang apa ya tadi (malah lupa), tentang ayra, tentang reuni SD pas libur lebaran nanti, dan setahuku Lisa ga bisa join karna mau mudik ke kampung halaman suaminya. Tapi tadi tiba2 Lisa bilang, dia mau piket jagain Bekasi.
Aku tercekat, ada sesuatu, feelingku bilang begitu, agak ragu2 aku coba tanya "Lisa, kamu isi ya?"
Sbagai orang yang pernah lama nunggu hamil, aku agak2 takut menanyakan hal itu, musti hati2 tauk nanyain hal itu, itu sensi banget. (Buat yang suka nyinyir nanyain "udah hamil belum?" Cateeetttt hehehe)
Lisa ga langsung jawab, sampe akhirnya dia ketik bbm "Alhamdulillah".
DEG. Rasanya jantung ini berhenti berdetak, air mataku luruh, nangis, ngucur dereeeesssss.
Bukan nangis sedih, tapi terharu, banget.
Lisa ini setahun yang lalu sempet ngobrol tentang "nunggu hamil" karna waktu itu, desember 2010, aku dan dia sama2 nunggu lama, nah waktu itu, dengan hati2 aku bilang ke dia "lisa, alhamdulillah ini aku udah isi" antara mau sharing dan takut bikin lisa sedih. Aku sendiri nunggu 3,5tahun nikah, baru isi.
Dan tahun ini, Lisa kasih berita bagus banget buat aku. Dia positif hamil. Alhamdulillah ya Allah, Engkau memang Maha Tau, Maha Pemberi, Maha Penyayang.
Akhirnya setelah ngelap mata yg basah pake kaos (jorok yah? Abisnya bingung, ga persiapan, ga ada tissue) kita pun ngobrol macem2 dan aku menyimak ceritanya yang sangat menarik. Tapi yang justru lebih menarik, adalah:
1. Dia tau kalo hamil di pertengahan desember 2011, waktu itu aku tau kalo aku hamil di pertengahan desember 2010.
2. HPL dia pertengahan agustus 2012, dan ayra lahir di pertengahan 2011.
3. Lisa masa tunggu nya 3 tahun lebih 9 ato 10bulanan, aku masa tunggunya 3,5 bulan, beti, beda tipis.
Merasakan perasaan gembira yang luar biasa denger kabar seorang sahabat hamil, di tengah penantian panjangnya, Subhanallah, Allah memang Maha Tau, kapan waktu yang tepat untuk hamba-hambanya.
Teringat perjuangan menunggu kehadiran ayra, panjang dan mungkin melelahkan, tapi berakhir dengan suatu awal baru yang indah.
Perjuangan fisik dan mental, material dan spiritual, belom lagi bumbu2 penyedap harus menghadapi omongan orang (teman, tetangga, saudara, orang lewat, orang kantor, dll, dsb).
Demikian juga perjuangan Lisa. Pasti panjang untuk diceritakan.
Malam ini, tiba-tiba putaran roda mesin waktu sepertinya berbalik ke masa-masa hamil dulu, indah, seru, deg2an, tapi menyenangkan.
Apa ini tandanya saatnya berjuang kembali tuk kasih ayra adek? Hehehehe.....
Lisa, I do really happy for your pregnancy.
Smoga Allah menjaga mama dan babynya, sehat selalu.
Dear siapapun di luar sana yang slalu mempertanyakan knapa seseorang belom hamil2 juga, stop asking, sedikit ber-empati-lah terhadap teman2 yg kurang beruntung karena ga setokcer anda, karena hamil/ga hamil itu sudah ada yang mengatur. Mau ke smua dokter, ke smua tukang urut, ke smua pengobatan alternatif, kalau emang Allah belum gariskan ya belum ajah. Please, be more wisely.
Dear siapapun yang masih menunggu, keep on praying and trying, dan selalu mencoba untuk ikhlas, serahkan smuanya pada Allah Sang Pencipta. Rejeki, jodoh, keturunan, ga akan salah alamat.
*me, bundanya ayra, yang masih terharu denger berita bahagia ini, sambil liatin wajah teduh ayra yang bobo manis di malam yang penuh rintik hujan ini, seolah tahu, ada jiwa yang mengharu biru*
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Aku bbman sama Lisa, sahabatku saat sekolah dulu, temen SD, ngobrol tentang apa ya tadi (malah lupa), tentang ayra, tentang reuni SD pas libur lebaran nanti, dan setahuku Lisa ga bisa join karna mau mudik ke kampung halaman suaminya. Tapi tadi tiba2 Lisa bilang, dia mau piket jagain Bekasi.
Aku tercekat, ada sesuatu, feelingku bilang begitu, agak ragu2 aku coba tanya "Lisa, kamu isi ya?"
Sbagai orang yang pernah lama nunggu hamil, aku agak2 takut menanyakan hal itu, musti hati2 tauk nanyain hal itu, itu sensi banget. (Buat yang suka nyinyir nanyain "udah hamil belum?" Cateeetttt hehehe)
Lisa ga langsung jawab, sampe akhirnya dia ketik bbm "Alhamdulillah".
DEG. Rasanya jantung ini berhenti berdetak, air mataku luruh, nangis, ngucur dereeeesssss.
Bukan nangis sedih, tapi terharu, banget.
Lisa ini setahun yang lalu sempet ngobrol tentang "nunggu hamil" karna waktu itu, desember 2010, aku dan dia sama2 nunggu lama, nah waktu itu, dengan hati2 aku bilang ke dia "lisa, alhamdulillah ini aku udah isi" antara mau sharing dan takut bikin lisa sedih. Aku sendiri nunggu 3,5tahun nikah, baru isi.
Dan tahun ini, Lisa kasih berita bagus banget buat aku. Dia positif hamil. Alhamdulillah ya Allah, Engkau memang Maha Tau, Maha Pemberi, Maha Penyayang.
Akhirnya setelah ngelap mata yg basah pake kaos (jorok yah? Abisnya bingung, ga persiapan, ga ada tissue) kita pun ngobrol macem2 dan aku menyimak ceritanya yang sangat menarik. Tapi yang justru lebih menarik, adalah:
1. Dia tau kalo hamil di pertengahan desember 2011, waktu itu aku tau kalo aku hamil di pertengahan desember 2010.
2. HPL dia pertengahan agustus 2012, dan ayra lahir di pertengahan 2011.
3. Lisa masa tunggu nya 3 tahun lebih 9 ato 10bulanan, aku masa tunggunya 3,5 bulan, beti, beda tipis.
Merasakan perasaan gembira yang luar biasa denger kabar seorang sahabat hamil, di tengah penantian panjangnya, Subhanallah, Allah memang Maha Tau, kapan waktu yang tepat untuk hamba-hambanya.
Teringat perjuangan menunggu kehadiran ayra, panjang dan mungkin melelahkan, tapi berakhir dengan suatu awal baru yang indah.
Perjuangan fisik dan mental, material dan spiritual, belom lagi bumbu2 penyedap harus menghadapi omongan orang (teman, tetangga, saudara, orang lewat, orang kantor, dll, dsb).
Demikian juga perjuangan Lisa. Pasti panjang untuk diceritakan.
Malam ini, tiba-tiba putaran roda mesin waktu sepertinya berbalik ke masa-masa hamil dulu, indah, seru, deg2an, tapi menyenangkan.
Apa ini tandanya saatnya berjuang kembali tuk kasih ayra adek? Hehehehe.....
Lisa, I do really happy for your pregnancy.
Smoga Allah menjaga mama dan babynya, sehat selalu.
Dear siapapun di luar sana yang slalu mempertanyakan knapa seseorang belom hamil2 juga, stop asking, sedikit ber-empati-lah terhadap teman2 yg kurang beruntung karena ga setokcer anda, karena hamil/ga hamil itu sudah ada yang mengatur. Mau ke smua dokter, ke smua tukang urut, ke smua pengobatan alternatif, kalau emang Allah belum gariskan ya belum ajah. Please, be more wisely.
Dear siapapun yang masih menunggu, keep on praying and trying, dan selalu mencoba untuk ikhlas, serahkan smuanya pada Allah Sang Pencipta. Rejeki, jodoh, keturunan, ga akan salah alamat.
*me, bundanya ayra, yang masih terharu denger berita bahagia ini, sambil liatin wajah teduh ayra yang bobo manis di malam yang penuh rintik hujan ini, seolah tahu, ada jiwa yang mengharu biru*
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Kamis, 05 Januari 2012
Kebersamaan Sahabat
Meski harus melewati hujan badai tuk bertemu,
Selaksa hari menantikan malam ini,
Tuk bersama, bercanda dan tertawa,
Terimakasih atas keriaan ini,
Peluh tak lagi berarti, melihat indah senyuman,
Melihat sapaan tulus dan binar bening mata kalian,
Selamat malam teman,
Smoga kebersamaan ini tak terhapus jarak dan waktu.
*malam gerimis, 05012012, selepas perjumpaan dengan para sahabat*
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Selaksa hari menantikan malam ini,
Tuk bersama, bercanda dan tertawa,
Terimakasih atas keriaan ini,
Peluh tak lagi berarti, melihat indah senyuman,
Melihat sapaan tulus dan binar bening mata kalian,
Selamat malam teman,
Smoga kebersamaan ini tak terhapus jarak dan waktu.
*malam gerimis, 05012012, selepas perjumpaan dengan para sahabat*
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Langganan:
Postingan (Atom)